contoh second level domain

Contoh Second Level Domain, Contoh Beserta Penjelasan Lainnya

DUNIA WEBSITE – Mengenai pembahasan kita kali ini, yakni contoh second level domain beserta contoh dan penjelasannya.

Second Level Domain merupakan nama alamat dari blog yang berada tepat di depan TLD. Walaupun sudah mengetahui istilahnya.

Dan terkadang masih banyak yang bingung dan ingin tahu contoh Second Level Domain beserta penjelasan lainnya. Oleh sebab itu, maka berikut ialah ulasannya: 

Contoh dari SLD

contoh second level domain

Second Level Domain

Sudah diketahui bahwa Second Level Domain ini adalah elemen yang termasuk ke dalam suatu alamat blog yang telah didaftarkan. Yang adapun Second Level Domain ini akan diletakkan sebelum domain TLD pada suatu link pada blog

Contohnya saja, seperti pada alamat namadomain.com, maka yang menjadi SLD ialah kata namadomain. Biasanya dalam hal ini, para blogger akan menggunakan nama merk, perusahaan, proyek atau hal lainnya yang menarik.

 

Baca Juga : Contoh Top Level Domain Pada Setiap Kategori

Apa Pentingnya Second Level Domain? 

SLD ini ternyata termasuk salah satu hal yang utama dalam menentukan kesuksesan dari suatu web. Oleh sebab itu, para blogger perlu menentukan nama SLD dengan semenarik mungkin, agar semakin banyak yang berkunjung ke blog tersebut. 

Tentukan nama yang memang menunjukkan jati diri dari web agar pembaca bisa langsung mengenalinya. Alhasil, Second Level Domain ini juga bisa memberikan kesan pertama yang baik untuk para pengunjungnya.




 

Tips Membuat Nama Second Level Domain 

Setelah memahami contoh Second Level Domain beserta kegunaannya, maka selanjutnya blogger juga perlu mengetahui tips membuat namanya. Dalam hal ini akan sangat penting, karena bisa menentukan jumlah pengunjung yang datang ke blog. Oleh sebab itu, maka berikut ialah beberapa tipsnya:

1. Pilih Nama yang Mudah Diingat 

Tips yang pertama untuk menentukan nama pada Second Level Domain, yakni dengan memilih kata yang mudah diingat. Dengan begitu, nantinya orang-orang bisa lebih mudah jika ingin mengunjungi blog tersebut untuk beberapa kali. 

Terkait hal tersebut, maka pilihlah nama yang unik dan menarik agar bisa menjadi ingatan yang baik untuk pertama kalinya orang mengunjungi blog tersebut. Namun, para blogger juga perlu memenuhi aturan yang memastikan bahwa namanya telah mewakili web miliknya.

2. Buat Nama yang Singkat 

Selain mudah diingat, nama pada Second Level Domain juga perlu dibuat sesingkat mungkin. Hal tersebut dikarenakan, biasanya nama domain yang singkat juga akan lebih

mudah untuk dicari oleh para pengunjung. Dalam hal ini, blogger bisa menggabungkan kata-kata tanpa mengurangi artinya.




3. Hindari Menggunakan Nama yang Sudah Trademark 

Ketika menentukan nama untuk Second Level Domain, maka sebaiknya hindari penggunaan kata yang sudah menjadi trademark. Hal ini dilakukan agar para blogger bisa terhindar dari masalah hukum terkait persamaan tersebut. 

Oleh sebab itu, langkah yang tepat untuk mencegah risiko tersebut adalah dengan menggunakan tool untuk menentukan keamanannya.

Pasalnya, tool tersebut bisa menunjukkan bahwa nama tersebut memang sudah menjadi suatu trademark atau belum.




4. Hindari Pemakaian Karakter Tidak Umum 

Tips penting selanjutnya yang bisa membantu untuk menentukan nama SLD, yaitu dengan menghindari pemakaian karakter yang tidak umum.

Hal tersebut dikarenakan, karakter asing akan membuat orang-orang lebih sulit untuk mengingat dan mencarinya. Alhasil, nama tersebut justru akan merugikan.

5. Pilih Nama yang Bertahan Lama 

Tips berikutnya yang patut untuk diikuti jika ingin menentukan nama SLD, yakni dengan memilih nama yang bisa bertahan lama, sehingga blog juga akan tetap bertahan.

Dan adapun dalam melakukan hal ini, maka ada baiknya bagi para blogger harus menentukan nama yang memang bisa tetap relevan.




Kesimpulan

Itulah ulasan terkait contoh Second Level Domain beserta contoh dan penjelasan lainnya yang sangat perlu untuk diketahui.

Dengan adanya informasi tersebut, maka para blogger akhirnya bisa mengenal SLD lebih jelas dan bisa membedakannya dengan jenis domain lainnya.

Baca Juga : Pengertian Domain Dan Contohnya Yang Perlu Diketahui

x